Prinsip Fasilitasi Belajar

Tutorial PBL dan Keterampilan Medik

Mohammad Rizki

FKIK Universitas Mataram

Tujuan Sesi

Pada akhir sesi ini, peserta mampu:

  • Memahami fasilitasi sebagai mindset pedagogis

  • Menjelaskan fasilitasi tutorial PBL sebagai proses longitudinal

  • Menerapkan prinsip fasilitasi pada pengajaran keterampilan medik

  • Melakukan intervensi minimal yang berdampak maksimal

Kontrak Belajar

Workshop ini mengharapkan:

  • Partisipasi aktif

  • Berbagi pengalaman nyata

  • Tidak mencari “cara ideal”

  • Fokus pada cara berpikir fasilitator

Ice Breaking (Refleksi Pribadi)

“Situasi tutorial seperti apa
yang paling membuat Anda frustrasi?”

(Tulis sendiri, tidak dibagikan)

Reframing: Apa itu Fasilitasi?

Fasilitasi bukan soal
apa yang kita ajarkan,
tetapi bagaimana kita membiarkan mahasiswa belajar.

Mengajar ➡️ Memfasilitasi

Mengajar

  • Menjelaskan

  • Menunjukkan

  • Mengoreksi

Memfasilitasi

  • Mendesain

  • Mengamati

  • Membimbing refleksi

Fasilitasi sebagai Kontinum

Desain

Aktivitas Belajar

Observasi

Feedback

FASILITASI TUTORIAL PBL

PBL: Fasilitasi Bukan di Ruang Tutorial Saja

Fasilitasi PBL dimulai sejak:

  • Block construction

  • Problem construction

  • Baru kemudian tutorial

Aktivitas Singkat: Audit Tutorial

Pikirkan satu tutorial yang “tidak hidup”.

Pertanyaan:

  • Apakah problem terlalu jelas?

  • Apakah LO terlalu sempit?

  • Apakah assessment mendukung diskusi?

Problem sebagai Silent Facilitator

Problem yang baik:

  • Mengundang pertanyaan

  • Menunda jawaban

  • Membuka banyak hipotesis

Contoh Singkat

Trigger tertutup > STEMI inferior pada EKG

Trigger terbuka > Nyeri dada + mual + keringat dingin

Tipe Problem dalam Tutorial PBL

Tipe Problem Fokus Diskusi Gaya Berpikir Peran Tutor
Study problem Klarifikasi konsep Pencarian fakta Dorong pemahaman mendalam
Explanation problem Hubungan kausal Analitik, sebab-akibat Minta penjelasan proses/mekanismme
Reasoning problem Diagnostik/penalaran Divergen -> konvergen Dorong eksplorasi, jangan beri jawaban
Application problem Solusi praktis Penerapan teori Kaitkan teori dengan konteks
Discussion problem Pendapat/etika/kebijakan Reflektif, kritis Jaga diskusi tetap fokus dan inklusif
Strategic problem Keputusan dan prioritas Sintesis dan evaluatif Tantang logika dan pertimbangan keputusan

Contoh Perbedaan Strategi Fasilitasi

Langkah Study Problem Explanation Problem Reasoning Problem Application Problem Discusssion Problem Strategic Problem
Istilah Asing Banyak istilah teknis perlu dijelaskan Beberapa istilah kausal dan proses Bergantung pada data klinis Istilah prosedur/konteks praktik Istilah nilai, hukum, etika Istilah kebijakan, manajemen
Masalah utama Biasanya eksplisit Perlu dirumuskan dari gejala Sering implisit, dari data kasus Situasi praktis yang harus ditindak Dilema atau konflik Tantangan kompleks atau krisis
Analisis masalah Mencari tahu fakta dan relasi dasar Telusuri hubungan sebab-akibat Identifikasi kemungkinan dan data Tinjau pilihan tindakan Gali peerspektif dan argumen Nilai opsi dan konsekuensi
Hipotesis Jarang uncul, leebih ke asumsi awal Prediksi mekanise Diagnosis banding atau skenario Strategi tindakan awal Sikap/pendapat awal Rencana langkah dan risiko
Tujuan belajar Fokus pada konsep dan fakta Mekanisme dan proses fisiologis Pola reasoning dan tanda kunci Prinsip penerapan dan adaptasi Nilai, prinsip etik, hukum Analisis keputusan dan strategi
Belajar mandiri Literatur dasar Literatur fisiologi/patosifiologi Algoritma klinis, data klinik Pedoman praktik, SOP Literatur etika, debat publik Kebijakan, studi kasus, guideline
Diskusi hasil Berbagi fakta yang ditemukan Menjelaskan proses logis Uji hipotesis -> klarifikasi Simulasikan tindakan Debat dan refleksi nilai Negosiasi strategi atau rencana aksi

Peran Tutor dalam Tutorial

Tutor adalah:

  • Penjaga proses berpikir

  • Penjaga kedalaman diskusi

  • Penjaga partisipasi

Prinsip Intervensi Tutorial

Intervensi minimal
pada saat yang tepat.

FASILITASI KETERAMPILAN MEDIK

Reframing Keterampilan Medik

Mahasiswa tidak gagal karena
kurang demonstrasi,
tetapi karena kurang feedback.

Kesalahan Umum Skill Lab

  • Demonstrasi terlalu cepat

  • Langsung mengoreksi

  • Mengambil alih prosedur

Dari Demonstrasi ke Coaching

Demonstrasi

  • Fokus gerakan

Coaching

  • Fokus proses berpikir

  • Fokus keselamatan

  • Fokus refleksi

Struktur Fasilitasi Keterampilan Medik

  1. Briefing

  2. Demonstrasi

  3. Praktik

  4. Observasi

  5. Feedback

  6. Refleksi

Model Peyton’s Four-Step

  1. Demonstration (tanpa penjelasan)

  2. Deconstruction (demonstrasi sambil menjelaskan)

  3. Comprehension (peserta menjelaskan, trainer lakukan)

  4. Performance (peserta melakukannya sendiri)

Observasi Diam

Saat mahasiswa praktik:

  • Jangan intervensi

  • Catat proses

  • Bedakan error belajar vs error fatal

Feedback sebagai Inti

Feedback efektif:

  • Spesifik

  • Berbasis observasi

  • Mengaitkan dampak klinis

Contoh Feedback Fasilitatif

“Saya melihat sudut jarum cukup curam.
Ini bisa meningkatkan nyeri pasien.
Apa alternatif yang bisa kamu coba?”

INTEGRASI

PBL & Keterampilan Medik: Pola yang Sama

PBL Skill Medik
Problem Skenario
Diskusi Praktik
Intervensi Observasi
Refleksi Feedback

Refleksi Individu

Tuliskan:

  • Satu kebiasaan mengajar yang akan dihentikan

  • Satu praktik fasilitatif yang akan dicoba

Kembali ke Ice Breaking

Situasi yang Anda tulis di awal —
apa yang sekarang Anda lihat berbeda?

Ringkasan Utama

  • Fasilitasi adalah mindset

  • Desain menentukan kualitas belajar

  • Intervensi minimal memberi dampak besar

Terima Kasih 🌱