Toleransi Imun

Flipped

Mohammad Rizki

FKIK Universitas Mataram

Aturan Sesi

  • Sesi ini bukan kuliah ulang.

  • Gunakan:

    1. Zoom chat

    2. Zoom poll

  • Tujuan sesi: menggunakan konsep imunologi untuk clinical reasoning.

Retrieval Activation

Chat Storm

  • Tanpa melihat catatan.

  • Saya mengajukan pertanyaan: Apakah instruksi ini sudah Anda pahami?

  • Ketik di chat.

  • Jangan kirim dulu.

    • 3

    • 2

    • 1

    • Kirim!

Chat Storm

  • Tanpa melihat catatan.

  • Apa yang dimaksud toleransi imun?

  • Ketik di chat.

  • Jangan kirim dulu.

    • 3

    • 2

    • 1

    • Kirim!

Poll

Central tolerance terjadi di:

A. Limpa
B. Thymus
C. Limfonodus
D. Hati

Jawab melalui Zoom Poll.

Concept Check

Sel T mengenali antigen tanpa kostimulasi.

Apa yang terjadi?

A. Anergy

B. Aktivasi kuat

C. Proliferasi

D. Diferensiasi plasma cell

Clinical Case

Wanita 24 tahun datang dengan:

  • ruam malar

  • nyeri sendi

  • fotosensitivitas

Lab:

  • ANA positif

  • anti-dsDNA meningkat

Diagnosis paling mungkin?

A. SLE

B. RA

C. Dermatomyositis

D. Psoriasis

Clinical Reasoning

Mengapa antibodi terhadap DNA dapat terbentuk?

  • Jelaskan mekanisme imunologis singkat terbentuknya antibodi anti-DNA!

  • Ketik di chat.

  • Jangan kirim dulu.

    • 3

    • 2

    • 1

    • Kirim!

Integrasi Konsep

Lengkapi alur berikut:

Sel T autoreaktif

??

Aktivasi sel B

Autoantibody

Reflection 1

Tuliskan di chat:

🧠 satu konsep yang sekarang lebih jelas

  • Ketik di chat.

  • Jangan kirim dulu.

    • 3

    • 2

    • 1

    • Kirim!

Reflection 2

❓ satu konsep yang masih membingungkan

  • Ketik di chat.

  • Jangan kirim dulu.

    • 3

    • 2

    • 1

    • Kirim!

Take Home Message

Toleransi imun menjaga agar sistem imun:

tidak menyerang self antigen

melalui:

  • central tolerance

  • peripheral tolerance

Terima Kasih 🌱

Ini pembahasan yang tadi

Apa itu Toleransi Imun?

Toleransi imun adalah keadaan ketika sistem imun:

  • tidak merespons antigen self

  • tetapi tetap mampu merespons antigen asing

Fungsi utama: mencegah autoimunitas.

Mengapa Toleransi Diperlukan?

Sel imun memiliki reseptor yang sangat beragam.

Selama proses pembentukan reseptor:

  • sebagian reseptor dapat mengenali antigen tubuh sendiri

Jika tidak dikontrol:

→ sistem imun dapat menyerang jaringan sendiri.

Central Tolerance

Terjadi saat perkembangan limfosit.

Lokasi utama:

  • Thymus → sel T

  • Bone marrow → sel B

Tujuan: mengeliminasi limfosit yang sangat reaktif terhadap self antigen.

Mekanisme Central Tolerance

Beberapa mekanisme utama:

Negative selection

Sel T yang berikatan kuat dengan antigen self

→ mengalami apoptosis

Peripheral Tolerance

Tidak semua sel autoreaktif dieliminasi di thymus.

Sebagian dapat lolos ke sirkulasi.

Karena itu terdapat mekanisme:

Peripheral tolerance

yang bekerja pada limfosit matang.

Mekanisme Peripheral Tolerance

Tiga mekanisme penting:

Anergy sel T menjadi tidak responsif.

Regulatory T cells (Treg) menekan aktivasi sel imun lain.

Deletion sel autoreaktif mengalami apoptosis.

Regulatory T Cells

Treg memiliki peran penting dalam:

  • menekan respon imun berlebihan

  • menjaga immune homeostasis

  • mencegah autoimunitas

Marker penting:

  • CD4

  • CD25

  • FOXP3

Pembahasan Kasus

Gejala:

  • ruam malar

  • nyeri sendi

  • fotosensitivitas

Laboratorium:

  • ANA positif

  • anti-dsDNA meningkat

Diagnosis paling mungkin:

Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

Mekanisme Imunologis SLE

Pada SLE terjadi:

  1. kegagalan toleransi terhadap antigen nuklear

  2. aktivasi sel T autoreaktif

  3. aktivasi sel B autoreaktif

  4. produksi autoantibodi

Pembentukan Autoantibody

Autoantibody terbentuk karena: sel B yang mengenali antigen self mendapat bantuan dari sel T autoreaktif

→ terjadi produksi antibodi terhadap:

  • DNA

  • nukleoprotein

  • komponen inti sel

Toleransi Mana yang Gagal?

Pada sebagian besar penyakit autoimun:

kegagalan terjadi pada:

Peripheral tolerance

contoh:

  • gangguan Treg

  • aktivasi sel T autoreaktif

  • stimulasi kronis antigen self

Integrasi Konsep

Alur patogenesis sederhana:

Sel T autoreaktif

Gagal dikontrol oleh peripheral tolerance

Aktivasi sel B autoreaktif

Produksi autoantibody

Take Home Message

Toleransi imun menjaga agar sistem imun:

tidak menyerang self antigen.

Mekanisme utama:

Central tolerance

  • negative selection

Peripheral tolerance

  • anergy

  • Treg

  • deletion

Kegagalan mekanisme ini menyebabkan autoimunitas.