Flipped
Sesi ini bukan kuliah ulang.
Gunakan:
Zoom chat
Zoom poll
Tujuan sesi: menggunakan konsep imunologi untuk clinical reasoning.
Tanpa melihat catatan.
Saya mengajukan pertanyaan: Apakah instruksi ini sudah Anda pahami?
Ketik di chat.
Jangan kirim dulu.
3
2
1
Kirim!
Tanpa melihat catatan.
Apa yang dimaksud toleransi imun?
Ketik di chat.
Jangan kirim dulu.
3
2
1
Kirim!
Central tolerance terjadi di:
A. Limpa
B. Thymus
C. Limfonodus
D. Hati
Jawab melalui Zoom Poll.
Sel T mengenali antigen tanpa kostimulasi.
Apa yang terjadi?
A. Anergy
B. Aktivasi kuat
C. Proliferasi
D. Diferensiasi plasma cell
ruam malar
nyeri sendi
fotosensitivitas
ANA positif
anti-dsDNA meningkat
A. SLE
B. RA
C. Dermatomyositis
D. Psoriasis
Jelaskan mekanisme imunologis singkat terbentuknya antibodi anti-DNA!
Ketik di chat.
Jangan kirim dulu.
3
2
1
Kirim!
Lengkapi alur berikut:
Sel T autoreaktif
↓
??
↓
Aktivasi sel B
↓
Autoantibody
Tuliskan di chat:
🧠 satu konsep yang sekarang lebih jelas
Ketik di chat.
Jangan kirim dulu.
3
2
1
Kirim!
❓ satu konsep yang masih membingungkan
Ketik di chat.
Jangan kirim dulu.
3
2
1
Kirim!
Toleransi imun menjaga agar sistem imun:
tidak menyerang self antigen
melalui:
central tolerance
peripheral tolerance
Toleransi imun adalah keadaan ketika sistem imun:
tidak merespons antigen self
tetapi tetap mampu merespons antigen asing
Fungsi utama: mencegah autoimunitas.
Sel imun memiliki reseptor yang sangat beragam.
Selama proses pembentukan reseptor:
Jika tidak dikontrol:
→ sistem imun dapat menyerang jaringan sendiri.
Terjadi saat perkembangan limfosit.
Lokasi utama:
Thymus → sel T
Bone marrow → sel B
Tujuan: mengeliminasi limfosit yang sangat reaktif terhadap self antigen.
Beberapa mekanisme utama:
Sel T yang berikatan kuat dengan antigen self
→ mengalami apoptosis
Tidak semua sel autoreaktif dieliminasi di thymus.
Sebagian dapat lolos ke sirkulasi.
Karena itu terdapat mekanisme:
yang bekerja pada limfosit matang.
Tiga mekanisme penting:
Anergy sel T menjadi tidak responsif.
Regulatory T cells (Treg) menekan aktivasi sel imun lain.
Deletion sel autoreaktif mengalami apoptosis.
Treg memiliki peran penting dalam:
menekan respon imun berlebihan
menjaga immune homeostasis
mencegah autoimunitas
Marker penting:
CD4
CD25
FOXP3
Gejala:
ruam malar
nyeri sendi
fotosensitivitas
Laboratorium:
ANA positif
anti-dsDNA meningkat
Diagnosis paling mungkin:
Pada SLE terjadi:
kegagalan toleransi terhadap antigen nuklear
aktivasi sel T autoreaktif
aktivasi sel B autoreaktif
produksi autoantibodi
Autoantibody terbentuk karena: sel B yang mengenali antigen self mendapat bantuan dari sel T autoreaktif
→ terjadi produksi antibodi terhadap:
DNA
nukleoprotein
komponen inti sel
Pada sebagian besar penyakit autoimun:
kegagalan terjadi pada:
contoh:
gangguan Treg
aktivasi sel T autoreaktif
stimulasi kronis antigen self
Alur patogenesis sederhana:
Sel T autoreaktif
↓
Gagal dikontrol oleh peripheral tolerance
↓
Aktivasi sel B autoreaktif
↓
Produksi autoantibody
Toleransi imun menjaga agar sistem imun:
tidak menyerang self antigen.
Mekanisme utama:
Central tolerance
Peripheral tolerance
anergy
Treg
deletion
Kegagalan mekanisme ini menyebabkan autoimunitas.

© 2026 - FKIK Universitas Mataram