flowchart LR A[Protokol & literatur] --> B[Data dictionary] B --> C[e-CRF] C --> D[Data mentah] D --> E[Validasi & cleaning] E --> F[Analisis] F --> G[Visualisasi & laporan] G --> H[Arsip & reproduksibilitas]
e-CRF · Manajemen Data · Literature Tools · Visualisasi · AI · Integritas Akademik
Ketika penelitian gagal, apakah penyebabnya selalu metodologi?
Data ganda, variabel ambigu, file hilang, referensi tidak terlacak, dan grafik menyesatkan dapat merusak kesimpulan yang semula dirancang dengan baik.
Teknologi bukan pengganti penalaran ilmiah. Teknologi memperkuat proses yang dirancang dengan benar.
Setelah sesi ini, peserta mampu:
Pertanyaan penelitian: Apakah kepatuhan kontrol berhubungan dengan tekanan darah terkontrol pada pasien hipertensi di layanan primer?
Tugas: Tentukan teknologi yang dibutuhkan sejak perencanaan sampai publikasi.
flowchart LR A[Protokol & literatur] --> B[Data dictionary] B --> C[e-CRF] C --> D[Data mentah] D --> E[Validasi & cleaning] E --> F[Analisis] F --> G[Visualisasi & laporan] G --> H[Arsip & reproduksibilitas]
Lintas seluruh tahap: etika, keamanan, dokumentasi, version control, dan penilaian manusia.
| Kebutuhan | Contoh alat | Pertanyaan evaluasi |
|---|---|---|
| Menelusuri literatur | PubMed, Google Scholar | Apakah cakupan dan strategi pencarian terdokumentasi? |
| Mengelola referensi | Zotero | Apakah metadata dan sitasi dapat diperiksa? |
| Mengumpulkan data | REDCap, KoboToolbox | Apakah validasi, hak akses, dan audit tersedia? |
| Analisis kuantitatif | jamovi, R | Apakah langkah analisis dapat diulang? |
| Analisis kualitatif | Taguette | Apakah kode dan kutipan dapat ditelusuri? |
| Visualisasi | R/ggplot2, Datawrapper | Apakah grafik tepat untuk jenis data? |
Electronic Case Report Form (e-CRF) adalah antarmuka terstruktur untuk merekam data penelitian sesuai protokol.
| Konstruk | Field | Tipe | Aturan |
|---|---|---|---|
| Identitas studi | study_id |
Teks | Unik; bukan NIK/nama |
| Usia | age_years |
Bilangan bulat | Rentang layak menurut protokol |
| Tekanan darah sistolik | sbp_mmHg |
Numerik | Satuan mmHg; rentang validasi |
| Kepatuhan kontrol | visit_adherence |
Kategori | Definisi dan periode jelas |
| Tanggal pengukuran | bp_date |
Tanggal | Tidak melewati tanggal ekstraksi |
| Status outcome | bp_controlled |
Biner | Diturunkan dari aturan protokol |
Catatan: ambang tekanan darah harus ditetapkan dalam protokol, bukan dipilih setelah melihat hasil.
Untuk setiap variabel, dokumentasikan:
Penting
Tanpa data dictionary, dua peneliti dapat memakai nama variabel yang sama dengan makna berbeda.
Bedakan: nilai tidak mungkin, nilai ekstrem tetapi mungkin, dan data yang benar-benar hilang.
| Aspek | REDCap | KoboToolbox | Form umum |
|---|---|---|---|
| Orientasi | Penelitian terstruktur | Survei/lapangan | Survei sederhana |
| Validasi/skip logic | Ada | Ada | Bervariasi |
| Pengumpulan offline | Bergantung konfigurasi | Mendukung pada alur tertentu | Bervariasi |
| Audit & governance | Bergantung implementasi | Bergantung implementasi | Perlu evaluasi |
| Data sensitif klinis | Perlu persetujuan dan konfigurasi institusi | Perlu evaluasi ketat | Jangan otomatis diasumsikan aman |
Pemilihan akhir mengikuti persyaratan etik, kebijakan institusi, lokasi penyimpanan, dan kontrol akses.
Dalam kelompok (7 menit)
Luaran: sketsa e-CRF + data dictionary mini.
flowchart LR A[Raw / immutable] --> B[Working copy] B --> C[Clean dataset] C --> D[Analysis dataset] D --> E[Outputs]
| Dimensi | Contoh pemeriksaan |
|---|---|
| Completeness | Proporsi data hilang per variabel |
| Validity | Tipe, format, rentang, kode kategori |
| Consistency | Tanggal kontrol tidak mendahului tanggal lahir |
| Uniqueness | study_id duplikat |
| Timeliness | Jeda pengumpulan dan entri data |
Data cleaning bukan mengubah data agar hipotesis diterima.
Minimum controls:
Peringatan
Pseudonimisasi tidak sama dengan anonimisasi. Jangan mengunggah data pasien teridentifikasi ke layanan AI publik tanpa dasar hukum, persetujuan, dan kontrol institusional yang memadai.
flowchart LR A[Search: PubMed / database] --> B[Screen: kriteria inklusi] B --> C[Read & appraise] C --> D[Manage: Zotero] D --> E[Synthesize & cite]
Pencarian ≠ pengelolaan referensi ≠ penilaian mutu bukti.
Contoh komponen:
hypertension.appointment adherence atau follow-up.blood pressure control.OR, konsep berbeda dengan AND.Latihan: bandingkan hasil pencarian bebas dengan strategi Boolean terdokumentasi.
Kesalahan umum: metadata salah tetap menghasilkan sitasi yang tampak rapi.
Berguna untuk: menghasilkan kata kunci alternatif, menjelaskan istilah, menyusun matriks ekstraksi, membantu merangkum teks yang telah diverifikasi.
Tidak boleh diasumsikan: AI selalu menemukan seluruh artikel, mengutip sumber yang benar, atau menilai risiko bias secara akurat.
Praktik aman: periksa setiap DOI, judul, kutipan, angka, dan klaim pada sumber primer.
flowchart LR A[Research question] --> B[Outcome & exposure] B --> C[EDA] C --> D[Analisis sesuai desain] D --> E[Estimasi efek + ketidakpastian] E --> F[Interpretasi klinis]
Alur: transkrip → anonimisasi → pembacaan → penandaan kutipan → pengodean → pengelompokan tema → interpretasi.
| Tujuan | Pilihan awal |
|---|---|
| Distribusi numerik | Histogram, boxplot |
| Perbandingan kelompok | Dot plot, boxplot, bar proporsi |
| Tren waktu | Line chart dengan sumbu waktu |
| Hubungan dua numerik | Scatter plot |
| Estimasi efek | Forest plot dengan interval kepercayaan |
Grafik yang indah tetapi salah skala dapat menghasilkan inferensi yang keliru.
Kurang tepat
Lebih tepat
Gunakan penamaan konsisten, versi file/kode, change log, dan lingkungan analisis terdokumentasi.
| Tahap | Dukungan AI | Risiko utama |
|---|---|---|
| Perencanaan | Ide, kerangka, alternatif kata kunci | Pertanyaan dangkal/bias |
| Instrumen | Draf item dan validasi logika | Definisi tidak valid |
| Data | Bantuan skrip cleaning | Perubahan data tanpa jejak |
| Analisis | Penjelasan kode dan opsi metode | Metode tidak sesuai |
| Penulisan | Struktur dan penyuntingan bahasa | Referensi/hasil fabrikasi |
Tanggung jawab ilmiah tetap pada peneliti.
Kurang baik: “Analisis data ini dan buat kesimpulan signifikan.”
Lebih baik:
“Berdasarkan data sintetis dan protokol berikut, sarankan langkah EDA dan pemeriksaan asumsi. Jangan membuat hasil atau referensi. Nyatakan asumsi, keterbatasan, dan bagian yang memerlukan verifikasi manusia.”
Catat alat, versi jika relevan, tanggal, tujuan, dan bagaimana hasil diverifikasi sesuai kebijakan institusi/jurnal.
| Praktik | Penilaian |
|---|---|
| AI membantu memperjelas bahasa; penulis memeriksa isi | Dapat diterima bila sesuai kebijakan dan diungkapkan bila diwajibkan |
| AI membuat referensi yang tidak pernah diverifikasi | Tidak dapat diterima |
| Menghapus outlier karena tidak mendukung hipotesis | Tidak dapat diterima |
| Menyembunyikan perubahan analisis pascahoc | Merusak transparansi |
| Mengunggah data identitas pasien tanpa otorisasi | Berisiko melanggar privasi dan etik |
| AI dicantumkan sebagai penulis | Tidak memenuhi tanggung jawab kepengarangan manusia |
FAIR: Findable, Accessible, Interoperable, Reusable — prinsip pengelolaan dan keterpakaian data.
CARE: Collective Benefit, Authority to Control, Responsibility, Ethics — relevan terutama untuk tata kelola data komunitas/masyarakat adat.
Penting: FAIR tidak berarti seluruh data pasien harus dibuka. Metadata, dokumentasi, dan akses terkontrol tetap dapat mendukung penggunaan ulang yang bertanggung jawab.
Kasus: Tim menyimpan data pasien di spreadsheet bersama, memakai kode “NA” untuk semua jenis missing, meminta AI membuat 15 sitasi, dan hanya menyimpan grafik final.
Diskusikan:
Luaran: checklist audit 1 halaman.
1. Data tekanan darah 680 mmHg masuk e-CRF. Tindakan terbaik?
A. Hapus otomatis
B. Ubah menjadi 180
C. Tandai untuk verifikasi terhadap sumber asli
D. Biarkan tanpa pemeriksaan
Jawaban: C. Validasi memicu query; koreksi harus berdasarkan bukti dan terlacak.
2. AI menghasilkan artikel dengan DOI yang terlihat meyakinkan, tetapi tidak dapat ditemukan. Apa langkah tepat?
A. Kutip karena DOI tampak valid
B. Ganti judul agar cocok
C. Hapus/abaikan klaim tersebut sampai sumber primer terverifikasi
D. Gunakan sebagai grey literature
Jawaban: C. AI bukan pengganti verifikasi bibliografis.
Good research needs good information stewardship.
Teknologi yang tepat menjadikan penelitian lebih valid, aman, transparan, dapat diaudit, dan dapat direproduksi — bukan sekadar lebih cepat.
Human judgment → Structured data → Computational analysis → Interpretable evidence → Human decision
