Dari Fenomena Kesehatan Menuju Evidence dan Rencana Penelitian
2026-08-21
EpidPK 1 — 2 SKS
EpidPK 2 — 1 SKS
Kita juga belum mulai dari:
Apa yang Anda lihat di sekitar Anda?
Seorang peneliti tidak pertama-tama bertanya:
“Uji statistik apa yang harus saya pakai?”
Ia lebih dahulu menyadari:
“Ada sesuatu yang terjadi.”
Kemudian bertanya:
“Mengapa ini terjadi?”
Anda memperhatikan bahwa:
Banyak teman Anda tidur sangat larut menjelang ujian.
Apakah itu…
Belum tentu semuanya.
Fenomena
↓
Deskripsi
↓
Masalah kesehatan
↓
Evidence
↓
Research gap
↓
Research question
↓
Rancangan penelitian
↓
Evidence baru
| EpidPK 1 | EpidPK 2 | |
|---|---|---|
| SKS | 2 | 1 |
| Fokus | Memahami fenomena dan evidence | Merancang cara menjawab fenomena |
| Pertanyaan utama | Apa yang terjadi dan dapatkah evidence dipercaya? | Bagaimana saya dapat menjawabnya secara ilmiah? |
| Orientasi | Epidemiologic & evidence reasoning | Research design mindset |
EpidPK 2
Project-based learning dalam kelompok / individu
EpidPK 1
Kuliah + case-based + small group + critical reasoning
“Kami sedang mencoba menjawab suatu masalah.”
“Ini konsep dan alat berpikir yang membantu kalian menjawabnya dengan benar.”
Learning management system
| Minggu | EpidPK 2 | EpidPK 1 |
|---|---|---|
| 1–4 | Menemukan fenomena → problem | Menggambarkan & mengukur fenomena |
| 5–9 | Evidence → gap → RQ | Epidemiologi → pendekatan → desain |
| 10–13 | Mini proposal kelompok | Desain → sampling → data → analisis |
| 14–17 | Rencana penelitian individu | Bias → validity → critical appraisal |
MCQ akan banyak menggunakan:
Yang dilihat bukan hanya:
“Apakah Anda tahu definisinya?”
tetapi:
“Apakah Anda dapat menggunakan konsep tersebut?”
Anda akan diberi data.
Tugas Anda bukan hanya menghitung.
Anda harus mampu:
Contoh:
RR = 2,4
Belum cukup.
Yang kita cari:
Kelompok terpapar memiliki risiko kejadian sekitar 2,4 kali dibandingkan kelompok tidak terpapar selama periode pengamatan.
Pertanyaan utamanya:
“Apakah saya dapat mempercayai penelitian ini?”
Ini adalah latihan bersama.
Bukan tujuan akhir.
Kelompok akan belajar membangun alignment:
Fenomena → Problem → Gap → RQ → Design → Data → Analysis
Karena dalam kelompok Anda dapat:
Di akhir semester setiap mahasiswa menyusun:
Rencana penelitian individual tidak menggunakan format Bab I–II–III.
Yang kita nilai bukan:
Fenomena
↓
Problem
↓
Evidence & Gap
↓
RQ
↓
Design
↓
Data
↓
Analysis
↓
Batas Kesimpulan
Pertanyaan terpenting sepanjang semester:
“Mengapa keputusan ini merupakan konsekuensi logis dari pertanyaan penelitian saya?”
Pada akhir semester Anda harus mampu menjawab:
Dalam science:
Mengubah keputusan setelah mendapatkan argumentasi yang lebih baik…
Itu adalah:
scientific reasoning
Untuk tugas awal ini, gunakan pengertian yang sederhana:
Sesuatu yang Anda amati, alami, atau temukan yang berkaitan dengan kesehatan, penyakit, perilaku kesehatan, pelayanan kesehatan, atau faktor yang dapat memengaruhi kesehatan.
Fenomena dapat berupa:
Anda boleh menemukan fenomena pada level:
Setiap mahasiswa menuliskan:
10 fenomena kesehatan yang benar-benar Anda temui atau amati
Jangan mulai dengan:
“Saya ingin meneliti hubungan X dengan Y.”
Kita belum sampai sana.
Mulailah dengan:
“Saya melihat…”
Bukan:
“Hubungan screen time dengan kualitas tidur mahasiswa.”
Tetapi:
“Banyak teman saya masih menggunakan ponsel sampai larut malam dan mengeluhkan sulit bangun pagi.”
Bukan:
“Faktor risiko hipertensi pada lansia.”
Tetapi:
“Beberapa anggota keluarga saya tetap memiliki tekanan darah tinggi meskipun sudah mendapat obat.”
Bukan:
“Prevalensi penggunaan antibiotik tanpa resep.”
Tetapi:
“Di lingkungan saya, beberapa orang membeli antibiotik sendiri ketika mengalami demam atau batuk.”
“Di kampung saya, kasus demam berdarah sering terdengar meningkat setelah musim hujan.”
“Saya melihat banyak mahasiswa melewatkan sarapan pada hari kuliah pagi.”
“Beberapa lansia di sekitar rumah kesulitan datang kontrol karena tidak ada kendaraan.”
Fenomena yang baik untuk tahap awal adalah sesuatu yang:
Kurang baik:
“Kanker merupakan masalah kesehatan global.”
Lebih baik:
“Saya melihat beberapa keluarga di lingkungan saya terlambat membawa anggota keluarganya memeriksakan benjolan karena menganggapnya bukan masalah serius.”
Hindari:
“Kurangnya pengetahuan menyebabkan masyarakat tidak mau vaksin.”
Kenapa?
Karena Anda sudah menyimpulkan sebab.
Lebih baik:
“Beberapa orang di lingkungan saya menolak vaksin dan menyampaikan alasan yang berbeda-beda.”
Pertanyaan tentang mengapa akan datang kemudian.
Untuk setiap fenomena, tuliskan empat hal:
| Komponen | Pertanyaan |
|---|---|
| Fenomena | Apa yang Anda lihat/temui? |
| Level | Diri, keluarga, kampus, kampung, masyarakat, dll.? |
| Mengapa menarik? | Mengapa hal ini membuat Anda memperhatikan? |
| Apa yang belum Anda ketahui? | Apa yang membuat Anda penasaran? |
| No. | Fenomena kesehatan yang saya amati | Level | Mengapa menarik/perlu diperhatikan? | Apa yang belum saya ketahui? |
|---|---|---|---|---|
| 1 | ||||
| 2 | ||||
| 3 | ||||
| 4 | ||||
| 5 | ||||
| 6 | ||||
| 7 | ||||
| 8 | ||||
| 9 | ||||
| 10 |
| Fenomena | Level | Mengapa menarik? | Apa yang belum diketahui? |
|---|---|---|---|
| Banyak mahasiswa menggunakan ponsel hingga lewat tengah malam | Kampus | Banyak yang mengeluh mengantuk saat kuliah | Seberapa sering? Apa alasan utamanya? |
| Beberapa anggota keluarga minum obat hipertensi tidak teratur | Keluarga | Tekanan darah sering tetap tinggi | Mengapa obat tidak diminum rutin? |
| Antibiotik mudah diperoleh tanpa resep | Kampung | Berpotensi berkaitan dengan penggunaan yang tidak tepat | Seberapa sering dan mengapa masyarakat melakukannya? |
Tujuan tugas ini adalah:
memperlebar radar Anda
Kita belum menentukan mana yang layak menjadi penelitian.
Tuliskan juga fenomena yang tampak:
Kadang justru di sanalah pertanyaan penelitian yang menarik muncul.
Tugas pertama justru dimulai dari:
pengamatan kehidupan nyata
Bukan:
Google → cari masalah kesehatan → copy.
Setiap orang membawa 10 fenomenanya.
Jika satu kelompok terdiri atas 5 mahasiswa:
5 × 10 = 50 fenomena
Kelompok akan:
Pilih fenomena yang:
“Dari semua fenomena yang kita temukan, mana yang ingin kita pahami?”
“Bagaimana epidemiologi membantu kita mendeskripsikan fenomena tersebut?”
“Informasi apa yang masih kita perlukan?”
“Seberapa besar masalah tersebut?”
“Apa problem statement awal kita?”
“Apa yang mungkin berhubungan dengan fenomena tersebut?”
↓
↓
↓
↓
↓
↓
↓
↓
Bukan agar Anda hafal semua istilah penelitian.
Bukan pula agar Anda sekadar bisa membuat proposal.
Anda menjadi lebih peka melihat fenomena
dan lebih terampil mempertanyakannya secara ilmiah.
Ketika melihat sesuatu, biasakan bertanya:
Kumpulkan sesuai media/LMS yang ditentukan.
Pastikan fenomena berasal dari pengalaman atau pengamatan Anda sendiri.
Cek setiap fenomena:
Penelitian yang baik sering bermula
bukan dari metode yang rumit,
tetapi dari kemampuan melihat sesuatu
yang layak dipertanyakan.

Epidemiologi & Penelitian Kedokteran