Bedside Teaching, Case-Based Discussion, Mini-CEX, DOPS, dan Multi-Source Feedback
Bedside Teaching
Case-Based Discussion
Mini-CEX
DOPS
Multi-Source Feedback
https://icenet.blog/2020/03/03/education-theory-made-practical-volume-4-part-5/
Sebagian besar pembelajaran dokter terjadi melalui:
pasien nyata
pengalaman klinik
supervisi klinik
Pendekatan ini disebut:
Workplace-Based Learning
Untuk menilai kompetensi klinik digunakan:
Workplace-Based Assessment (WBA)
Metode yang umum digunakan:
Mini-CEX
DOPS
Case-Based Discussion
Multi-Source Feedback
WBA bertujuan untuk:
menilai kompetensi dalam praktik nyata
memberikan umpan balik
meningkatkan pembelajaran klinik
| Metode | Fokus Penilaian |
|---|---|
| Mini-CEX | interaksi klinis |
| DOPS | keterampilan prosedural |
| Case-Based Discussion | penalaran klinis |
| Multi-Source Feedback | profesionalisme |
Bedside teaching adalah:
pengajaran langsung di samping tempat tidur pasien
melibatkan:
pasien
peserta didik
pendidik klinis
Bedside teaching memungkinkan peserta didik belajar:
anamnesis
pemeriksaan fisik
komunikasi pasien
penalaran klinis
Penelitian menunjukkan bedside teaching meningkatkan:
keterampilan klinik
kemampuan pemeriksaan fisik
kepercayaan diri peserta didik
Alur sederhana bedside teaching:
persiapan
interaksi dengan pasien
diskusi klinik
umpan balik
Persiapan kasus
↓
Mahasiswa melakukan anamnesis/pemeriksaan
↓
Diskusi diagnosis dan rencana
↓
Umpan balik dari supervisor
jelaskan tujuan kepada pasien
libatkan peserta didik aktif
fokus pada satu tujuan belajar
berikan umpan balik singkat
Apa kendala terbesar melakukan bedside teaching di bangsal?
Case-Based Discussion (CbD) adalah:
diskusi terstruktur mengenai kasus klinik yang ditangani peserta didik
CbD menilai:
clinical reasoning
clinical judgement
pengambilan keputusan klinik
Mengapa Anda memilih diagnosis ini?
Apa diagnosis bandingnya?
Apa rencana pemeriksaan lanjutan?
Apa rencana terapi?
Mini Clinical Evaluation Exercise adalah:
observasi langsung terhadap interaksi klinis peserta didik dengan pasien
Biasanya mencakup:
anamnesis
pemeriksaan fisik
komunikasi
penalaran klinis
profesionalisme
Mini-CEX biasanya terdiri dari:
Observasi: 10–15 menit
Umpan balik: 5 menit
Mini-CEX memungkinkan:
observasi langsung
umpan balik segera
penilaian berbasis praktik nyata
Direct Observation of Procedural Skills
Metode untuk menilai keterampilan prosedural klinik
Contoh:
pemasangan infus
pungsi lumbal
aspirasi sumsum tulang
kateterisasi urine
persiapan prosedur
teknik aseptik
keterampilan teknis
komunikasi dengan pasien
keselamatan pasien
Disebut juga: 360-degree feedback
Penilaian berasal dari:
konsulen
residen
perawat
tenaga kesehatan lain
pasien
Biasanya menilai:
profesionalisme
komunikasi
kerja tim
sikap terhadap pasien
Metode ini memberikan gambaran:
perilaku profesional sehari-hari
yang mungkin tidak terlihat oleh satu supervisor saja.
Kasus:
Residen melakukan anamnesis pasien anemia.
Supervisor mengamati.
Pertanyaan:
Metode penilaian apa yang paling tepat?
Mini-CEX
DOPS
CbD
Metode mana yang paling sering digunakan di tempat Anda?
Pembelajaran klinik yang efektif membutuhkan:
pengalaman klinik nyata
observasi langsung
umpan balik konstruktif
Metode penting dalam pendidikan klinik:
bedside teaching
case-based discussion
Mini-CEX
DOPS
multi-source feedback
Semua metode ini mendukung pembelajaran klinik yang lebih efektif

© 2026 - FKIK Universitas Mataram