Setelah melewati tahap profesi, lulusan diharapkan dapat memasuki dunia kerja dengan keterampilan profesional yang dapat diterapkan pada layanan kesehatan
Didokumentasi sebagai rencana pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam batas sumber daya yang tersedia
Perencanaan merupakan bagian dari siklus mutu
Mari mulai merencanakan
Siklus experiential learning
Capaian pembelajaran klinis
Identifikasi komponen
Dokumentasi dan diseminasi rencana pembelajaran
Siklus Experiential Learning
Experiencing
Reflecting
Thinking
Acting
Mulai dari mana?
Bisa dimulai dari titik mana pun di siklus tersebut
Experiencing
Concrete experience atau Experiencing
Proses belajar dimulai saat mahasiswa menggunakan indera dan persepsinya untuk terlibat dalam suatu tindakan.
Reflecting
Reflective observation atau Reflecting
Proses belajar dimulai setelah melihat suatu tindakan. Mahasiswa merefleksi tentang apa yang terjadi dan menghubungkan perasaan dengan pendapat tentang pengalaman tersebut.
Thinking
Abstract conceptualisation atau Thinking
Proses belajar dimulai dengan membayangkan dirinya melakukan tindakan dan memikirkan langkah-langkah teknis yang harus ia lakukan.
Membuat “teori” tentang cara melakukan tindakan
Acting
Active experimentation atau Acting
Proses belajar dimulai saat mahasiswa menguji “teori”-nya dan mencoba melakukan untuk mendapat umpan balik dan membuat pengalaman berikutnya.
Capaian Pembelajaran
Whowill dohow muchof what by when
By when whowill dohow muchof what
By the end of program, A (audience/who) - B (behavior) - C (condition) - D (degree/how much)
Contoh capaian mengikuti prinsip ABCD:
Setelah mengikuti rotasi IPD, mahasiswamampu melakukanpengambilan sampel darah venapada pasien dewasa stabil dengan mengikuti kaidah universal precaution.
Entrustable Professional Activity
Aktivitas klinis yang didelegasikan untuk dikerjakan mahasiswa sesuai tingkat kemampuan
Residen dapat memerankan diri sebagai pendidik klinis setelah dilatih
Lingkungan Belajar
Berikut ini lingkungan belajar yang akan mempengaruhi belajar mahasiswa (Gruppen dkk. 2018)
Pasien
Perlu dilibatkan aktif sebagai bagian dari aktivitas pembelajaran, bukan sekedar objek
Perlu dicatat pasien-pasien stabil atau kontrol rutin
Dokumentasi
Rencana dituangkan dalam dokumen rencana pembelajaran
Dokumen didiseminasikan ke semua komponen
Daftar Pustaka
Bingawi, Haitham Mohamed El, dan Ali Alghamdi. 2020. “Clinical Teaching: Sixty Tips for Successful Implementation.”Sudan Journal of Medical Sciences (SJMS), September 30, 313–23. https://doi.org/10.18502/sjms.v15i3.6964.
Dam, Marjel van, Subha Ramani, dan Olle ten Cate. 2021. “An EPA for better Bedside Teaching.”The Clinical Teacher 18 (4): 398–403. https://doi.org/10.1111/tct.13346.
Encandela, John A., Lynn Shaull, Amy Jayas, dkk. 2023. “Entrustable professional activities as a training and assessment framework in undergraduate medical education: A case study of a multi-institutional pilot.”Medical Education Online 28 (1): 2175405. https://doi.org/10.1080/10872981.2023.2175405.
Gruppen, Larry, David M. Irby, Steven J. Durning, dan Lauren A. Maggio. 2018. “Interventions Designed to Improve the Learning Environment in the Health Professions: A Scoping Review.”MedEdPublish 7 (September): 211. https://doi.org/10.15694/mep.2018.0000211.1.